Dampak Yang Akan Timbul Akibat Aborsi Pada kehamilan Selanjutnya

Ada beberapa orang didunia ini ada yang melakukan aborsi. Aborsi merupakan suatu tindakan untuk menggugurkan janin sebelum janin dapat hidup di luar kandungan biasanya dilakukan sebelum usia janin mencapai dua puluh minggu. Tindakan aborsi tidak hanya menyelamatkan seorang ibu dalam keadaan yang sangat darurat. Tetapi, juga dapat dilakukan karena seorang wanita tidak menginginkan kehamilan itu.

 

Banyak wanita yang tidak menginginkan kehamilan yang terjadi pada dirinya dan memilih untuk melakukan aborsi. Aborsi yang dilakukan pasti akan berdampak buruk pada orang yang melakukannya walau bukan saat melakukan aborsi bisa saja dampak buruk yang timbul itu terlihat saat kehamilan selanjutnya. Memang, aborsi dilakukan dengan tujuan untuk menghentikan kehamilan ataupun mengeluarkan janin untuk menyelamatkan ibu yang sedang hamil maupun untuk menghentikan kehamilan pada wanita yang tidak menginginkan kehamilan yang terjadi pada dirinya. Biasanya aborsi pada ibu hamil dilakukan karena ada masalah pada kandungannya sehingga mau tidak mau harus menggugurkan kandungannya.

 

Bahayanya aborsi pada kehamilan selanjutnya adalah beresiko terkenanya penyakit kanker. Bagi kalian yang saat ini ingin melakukan aborsi sebaiknya ketahui terlebih dahulu dampak yang dapat disebabkan akibat dari melakukan aborsi. Aborsi sangat berdampak berbahaya bagi kesehatan tubuh seseorang yang melakukannya. Melakukan aborsi sangat berdampak meningkatnya terkena penyakit kanker diantaranya, yaitu penyakit kanker serviks, kanker indung telur dan juga berbagai penyakit berbahaya lainnya.

 

Pada dasarnya, melakukan aborsi tidak berdampak buruk maupun berdampak baik pada kesuburan wanita maupun masalah atau komplikasi pada kehamilan selanjutnya. Tetapi, terdapat beberapa ilmuwan yang telah melakukan penelitian menyatakan terdapat hubungan yang sangat erat terhadap aborsi dan tingginya resiko pada beberapa masalah pada kehamilan selanjutnya diantaranya, yaitu: pendarahan pada periode awal kehamilan, dampak yang paling mengerikan akibat melakukan aborsi berdampak pada kesehatan mental, dan kesehatan fisiknya, kelahiran yang prematur, kanker payudara dan juga dapat berdampak pada psikologis seseorang.

 

Proses aborsi tidak hanya memiliki resiko yang tinggi dari segi kesehatan dan keselamatan seorang wanita secara fisik, tetapi tidak hanya memiliki dampak yang sangat tidak baik terhadap kesehatan mental wanita. Jamu penggugur kandungan pada saat iniĀ  banyak sekali dijual secara umum di pasaran. Sehingga banyak sekali wanita dengan mudah membeli untuk digunakannya untuk melakukan aborsi. Nyatanya, dampak dari jamu itu bagi wanita sering kali tidak di sadari. Bahwa jamu itu sangat berbahaya dan juga bisa dapat merenggut nyawa seseorang.